HeadlineJawa TimurNganjuk

Sumur Tua Diduga Peninggalan Era Majapahit Ditemukan di Pinggir Sungai Brantas

Nganjuk, NNews.co.id – Warga Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, menemukan sebuah sumur tua saat menggali tanah di kawasan pinggir Sungai Brantas. Temuan tersebut diduga merupakan peninggalan sejarah dari era Majapahit.

Penemuan bermula ketika warga menemukan sejumlah jobong atau bagian penyusun dinding sumur. Karena dianggap memiliki nilai sejarah, temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada komunitas pecinta sejarah Nganjuk, Kota Sejuk.

Bersama Disporabudpar Kabupaten Nganjuk, anggota Kota Sejuk mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pengamatan sementara, struktur jobong yang ditemukan diduga merupakan bagian dari sumur kuno.

Hingga kini, tiga jobong telah berhasil diangkat dari dalam tanah. Kondisinya sebagian mengalami kerusakan. Petugas memperkirakan masih terdapat sekitar tiga jobong lainnya yang berada di dalam tanah dan masih dalam proses penggalian.

Salah satu jobong yang ditemukan memiliki tinggi sekitar 63 sentimeter, diameter 80 sentimeter, dengan ketebalan sekitar tiga sentimeter.

Letak sumur yang berada di pinggir Sungai Brantas membuat petugas akan melakukan kajian lebih mendalam. Terlebih, di sekitar lokasi juga ditemukan sejumlah pecahan batu bata yang yang diduga merupakan bagian dari bangunan permukiman pada masa lalu.

Ketua Kota Sejuk, Amin Fuadi, mengatakan, jika dilihat dari bentuk dan konstruksinya, jobong yang ditemukan memiliki ciri yang diduga kuat berasal dari era Majapahit.

Namun, kepastian mengenai usia dan sejarah sumur tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

“Kalau melihat dari konstruksi jobong yang kita temukan, dugaan sementara ini memang merupakan peninggalan era Majapahit. Tetapi untuk memastikan secara lebih detail mengenai usia dan sejarahnya, tentu masih perlu kita analisa dan kaji lebih lanjut, “jelasnya kepada tim NNews.co.id pada Selasa (29/9/26).

Menurut Amin, keberadaan pecahan bata di sekitar lokasi juga menjadi petunjuk penting untuk mengetahui fungsi kawasan tersebut pada masa lalu.

” Ada dugaan kawasan pinggir Brantas itu pernah menjadi lokasi permukiman masyarakat, “lanjutnya

Proses penggalian masih terus dilakukan untuk mengangkat jobong yang diperkirakan masih berada di dalam tanah. Setelah berhasil diselamatkan, temuan tersebut rencananya akan diserahkan kepada pihak desa untuk diamankan dan dilestarikan.

Keberadaan sumur kuno ini diharapkan dapat menjadi petunjuk untuk mengungkap jejak kehidupan masyarakat masa lalu di sepanjang aliran Sungai Brantas, khususnya di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Hariadi Soewandito

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button