HeadlineJawa TimurNganjuk

Mobil DLH Fasilitas Negara Diduga Disalahgunakan, Kadis Bungkam

Nganjuk, NNews.co.id- Sebuah truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk diduga disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

Dugaan penyalahgunaan aset negara tersebut kini menjadi sorotan publik dan Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Korupsi dan Kriminalisasi (LSM GAKK).

Informasi tersebut beredar setelah sebuah foto yang memperlihatkan truk sampah berwarna hijau milik DLH tengah mengangkut barang yang diduga bukan sampah, yakni berupa karung putih dan kardus, di kawasan jalan raya.

Foto tersebut kemudian memicu pertanyaan warga terkait peruntukan kendaraan operasional tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, awak media NNews.co.id ini melakukan upaya konfirmasi langsung kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk, Sujito, pada Jumat (10/10/2026) sore.

Melalui pesan WhatsApp, wartawan menanyakan kebenaran dugaan tersebut dan meminta pernyataan resmi dari DLH.

“Assalamualaikum Pak ijin, saya dapet info, Diduga Dipakai untuk Urusan Pribadi, Truk Sampah DLH Nganjuk Sorot LSM GAKK. Apakah benar pak. Ijin saya minta statement terkait adanya peristiwa itu,” tulis wartawan NNews.co.id dalam chat tersebut.

Kadis DLH Nganjuk, Sujito, merespon singkat. Ia membalas salam dan menyatakan pihaknya masih melakukan penelusuran internal.

“Waalaikumsalam. Masih kami konfirmasi pak,” jawab Sujito pada pukul 17.49 WIB.

Saat ditanya lebih lanjut terkait siapa yang diduga menggunakan truk tersebut, apakah staf DLH sendiri atau pihak lain, hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban lanjutan dari yang bersangkutan.

Pihak LSM GAKK sendiri menyayangkan jika dugaan tersebut benar. Menurut mereka, truk sampah adalah aset negara yang pengadaannya bersumber dari APBD dan peruntukannya jelas hanya untuk pelayanan persampahan masyarakat, bukan untuk urusan pribadi.

“Jika benar truk sampah dipakai untuk urusan pribadi, itu jelas penyalahgunaan wewenang dan aset negara. Kami minta DLH Nganjuk transparan dan memberikan sanksi tegas jika terbukti,” ujar salah satu perwakilan LSM GAKK.

Hingga kini, publik menunggu penjelasan resmi dari DLH Kabupaten Nganjuk terkait foto dan dugaan penyalahgunaan truk sampah tersebut. Ketegasan dan transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan aset pemerintah daerah.

Dengan kejadian tersebut seharusnya ada pengawasan dari pihak terkait yang lebih ketat dan ada sanksi tegas dari bupati atas kelalaian dari dinas LH tersebut.

Yohanes

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button