HeadlineJawa TimurNganjuk

Hindari Kecanduan HP, 200 Anak TK Sederajat di Nganjuk Ikuti Lomba Mewarnai

Nganjuk,NNews.co.id – Sebanyak 200 anak tingkat taman kanak-kanak (TK) dan raudhatul athfal (RA) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mengikuti lomba mewarnai gambar di Gedung Wanita Nganjuk, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan ini digelar untuk mendorong kreativitas anak sejak dini sekaligus mengalihkan perhatian mereka dari penggunaan gawai secara berlebihan.

Sejak pukul 08.00 WIB, ratusan peserta tampak antusias mengikuti perlombaan. Mereka mewarnai gambar bertema pemadam kebakaran dengan menggunakan pensil warna sesuai kreativitas masing-masing.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan aktivitas positif kepada anak-anak di tengah meningkatnya kecenderungan penggunaan telepon seluler atau handphone (HP) sejak usia dini.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Nganjuk, Alwiah Supu Yusuf, mengatakan bahwa kebiasaan anak bermain gawai perlu diimbangi dengan kegiatan yang dapat mengembangkan kreativitas dan kemampuan mereka.

Menurutnya, menggambar dan mewarnai menjadi salah satu alternatif aktivitas yang menyenangkan sekaligus memberikan manfaat bagi perkembangan anak.

” Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diharapkan dapat mengembangkan daya imajinasi, kreativitas, serta kemampuan motorik halus,”bebernya kepada tim NNews.co.id,

Aktivitas mewarnai juga dapat membantu menstimulasi perkembangan anak dan melatih mereka agar lebih siap memasuki jenjang sekolah dasar.

” Lomba mewarnai ini merupakan bagian dari Festival Literasi Kabupaten Nganjuk Volume 2 Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Oktober 2026,”lanjutnya

Berbagai kegiatan digelar dalam festival tersebut, di antaranya Ngopi Literasi bersama Bupati Nganjuk yang melibatkan ketua OSIS dan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Nganjuk.

Selain itu, terdapat lokakarya kepenulisan bersama Perpusnas Press serta bedah buku bersama penulis nasional Khoirul Trian.

Pada hari terakhir festival, penyelenggara menggelar lomba mewarnai yang diikuti lebih dari 200 anak TK dan RA. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk menampilkan kreativitas anak-anak dan pelajar melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan, serta Kementerian Agama.

Antusiasme masyarakat terhadap festival ini terbilang tinggi. Berdasarkan keterangan penyelenggara, jumlah kunjungan mencapai lebih dari 1.000 anak dan pelajar setiap harinya dari berbagai jenjang pendidikan.

Melalui Festival Literasi Volume 2 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menumbuhkan budaya membaca, menulis, dan berkarya di tengah masyarakat.

Selain itu, festival ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem literasi di Kabupaten Nganjuk sekaligus mendorong generasi muda untuk lebih kreatif, produktif, dan menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button