Tembok Satlantas Nganjuk Disulap Jadi Galeri Mural Edukasi Keselamatan
Nganjuk, NNews.co.id – Tembok pagar Satlantas Polres Nganjuk sepanjang sekitar 105 meter berubah menjadi kanvas raksasa.
Beragam mural penuh warna menghiasi kawasan tersebut dalam Lomba Mural Tingkat Jawa Timur, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 itu tidak hanya menjadi ajang adu kreativitas para seniman.
SKasatlanketiap karya juga membawa pesan tentang pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Kasat Lantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir mengatakan, lomba mural tersebut mengusung tema “Wujudkan Kamseltibcarlantas yang Aman, Tertib dan Berkeselamatan di Kabupaten Nganjuk”.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda, pelajar, komunitas seni, serta masyarakat umum untuk menyampaikan edukasi lalu lintas melalui media seni yang lebih menarik.
“Sub tema yang dituangkan di antaranya tertib menggunakan helm SNI, stop melawan arus, stop balap liar, keselamatan bagi pejalan kaki, hingga pesan zero accident,” kata Afandy.
Peserta lomba berasal dari berbagai daerah dan tidak hanya dari Kabupaten Nganjuk. Sejumlah peserta tercatat datang dari Kediri, Madiun, Probolinggo, Semarang hingga Magelang.
Lomba dapat diikuti secara perorangan maupun kelompok. Untuk kategori kelompok, setiap tim terdiri dari dua hingga 10 orang.
Afandy menyebut antusiasme peserta cukup tinggi.
Menurutnya, mural dipilih sebagai media penyampaian pesan karena dapat menjangkau masyarakat secara visual dan mudah ditemui dalam aktivitas sehari-hari.
“Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi perlombaan seni, tetapi juga menjadi media edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, pesan mengenai keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas diharapkan dapat disampaikan dengan cara yang lebih kreatif dan mudah diterima masyarakat.
Selain menyampaikan edukasi, kegiatan ini sekaligus mempercantik lingkungan Satlantas Polres Nganjuk. Tembok pagar yang sebelumnya menjadi bagian dari fasilitas kantor kini diarahkan menjadi galeri mural terbuka.
“Harapannya, tembok pagar Satlantas Polres Nganjuk ini menjadi galeri mural terbuka yang memiliki pesan-pesan Kamseltibcarlantas dan bisa menjadi ikon baru sekaligus sarana Dikmas Lantas yang permanen,” tambah mantan Kasat Lantas Polres Kediri Kota tersebut.
Lomba mural ini juga menjadi wadah bagi para pelajar, generasi muda dan komunitas seni untuk menyalurkan kreativitas sekaligus ikut berperan dalam kampanye keselamatan berlalu lintas.
Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres Nganjuk menggandeng Disporabudpar Kabupaten Nganjuk serta komunitas seni. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat.
“Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menghasilkan karya seni, tetapi juga memperkuat hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun budaya tertib serta aman berlalu lintas,” pungkas AKP Afandy Dwi Takdir.



