Hendak Sholat Malah Curi uang Kotak Amal, Aksi Pelaku Kepergok Takmir Masjid
NgaM,NNews.co.id – Aksi pencurian kotak amal terjadi di Masjid Baitusshodiqqin yang berada di Jl. Brantas VIII, RT.01/RW.04, Lingkungan Ngotok, Kelurahan Werungotok, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Peristiwa yang terjadi pada pada siang hari saat masjid dalam kondisi sepi, Pelaku asal wonogiri jawa tengah ini
Masuk ke masjid, hendak melakukan ibadah, namun niat berubah setelah mengetahui ada kotak amal dan kondisi masjid sepi.
Niat ibadahpun berubah menjadi niat jahat untuk menguras uang ummat yang ada dikotak amal.
“Iya, waktu itu memang ada orang. Kita kan nggak sengaja, nggak tahu kalau orang itu mau mencuri. Terus orang itu kok kayak mencurigakan, lihat kanan lihat kiri kayak gitu, terus masuk ke dalam masjid,” ujar Sulis, istri Takmir Masjid Baitusshodiqqin, saat ditemui tim NNews.co.id, pada Sabtu, (03/9/26) siang.
Sulis menjelaskan, pelaku awalnya masuk dan berwudhu di kamar mandi seperti hendak menjalankan ibadah shalat. Namun setelah ditunggu, pelaku tidak kunjung shalat.
“Habis itu kita tunggu kok orang itu kayaknya nggak salat. Terus akhirnya orang itu ternyata mau kotak infak, mengambil,” lanjutnya.
Aksi pelaku dipergoki oleh pihak takmir. Saat dipergoki, pelaku sempat panik setelah berhasil membobol kotak amal dan mengambil uang di dalamnya.
“Orang itu sudah sempat membobol, mengambil uang dari kotak amal ini. Ya mungkin sekitar tujuh ratus lima puluhan lah,” kata Ibu Sulis.
Setelah digerebek, takmir masjid meminta pelaku mengembalikan uang hasil curian tersebut.
Meski telah melakukan pencurian, kasus ini tidak dilaporkan ke pihak kepolisian.
“Ya mungkin karena kasihan, orangnya kan kebetulan gitu ya. Bapaknya mungkin kasihan sama keluarganya. Jadi pokoknya diancam, kalau kamu ke sini lagi nanti bakal dilaporkan,” ungkapnya.
Diketahui pelaku datang seorang diri dengan mengendarai sepeda motor.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengurus masjid dan mushala lain di Kabupaten Nganjuk untuk lebih waspada terhadap modus musafir palsu, terutama pada jam-jam sepi siang hari.
Yohanes



