Nganjuk, NNews.co.id – Kecamatan Lengkong, merupakan suatu daerah penghasil tembakau terbesar di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Jenis tembakau yang cocok ditanam di Kecamatan Lengkong adalah jenis tembakau Kasturi dan Jinten. Dalam satu masa tanam, petani membutuhkan waktu 4 hingga 5 bulan.
Kepada NNews.co.id, Sugiharto petani tembakau asal Desa Ngringin, Kecamatan Lengkong mengatakan, dalam satu tahun, petani tembakau dapat menanam 2 hingga 3 kali jika tidak ada kesulitan dalam penanaman, dan bibit serta pupuk mudah didapatkan.
“ Namun, kendala yang dihadapi petani adalah cuaca atau faktor alam. Tembakau adalah tanaman yang tidak tahan air, apabila hujan berlebih maka tanaman tembakau akan rusak, daun menjadi keriting sehingga hasil panen kurang baik,”terangnya, Senin (28/10/2024).
Seperti yang terjadi bulan ini, ucap Sugiharto menjelaskan lebih lanjut, tiba-tiba hujan turun. Nah, hal itu menjadikan daun rusak yang berakibat pada turunnya harga tembakau.
“ Pada panen sebelumnya, harga tembakau mencapai Rp 50.000 hingga Rp 55.000 per kilogram, tetapi karena saat ini daun tembakau keriting hanya laku kisaran Rp 25.000 hingga Rp 30.000,”lanjut Sugiharto
Sebenarnya dari harga tersebut petani tidak merugi, tetapi karena sebelumnya mempunyai tanggungan di Bank, maka ia harus memutar keuangan untuk bisa tanam kembali.
Hariadi Soewandito



