HeadlineNganjuk

Harga Bawang Merah Menurun, Petani di Nganjuk Menjerit

Nganjuk, NNews.co.id – Menjelang Natal dan Tahun baru sebagian besar petani bawang merah di Kabupaten Nganjuk menjerit, akibat anjloknya harga bawang dalam kurun waktu belakangan ini.

Para Petani bawang merah mengeluh, dikarenakan harga bawang merah turun di banding kenaikan harga bawang merah pada bulan lalu. Mereka berharap agar harga bawang merah bisa kembali normal.

Salah satunya Yani, Petani asal Dusun Prayungan, Desa Selorejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk saat ditemui tim NNews.co.id, mengatakan bahwa harga bawang merah untuk saat ini menurun di banding bulan lalu.

Apa lagi baru memasuki usia 10 hari belum nanti terkena hama atau penyakit dengan cuaca yang panas harga pupuk juga naik.

“Mudah mudahan dengan menanam bawang merah waktu panen bisa berhasil dengan kondisi harga yang sekarang terbilang murah untuk saat ini harga Rp 16.000/per kg” ucapnya, Sabutu (16/12/2023).

Semenatra itu, Suyono, petani asal desa setempat juga berharap untuk kedepanya waktu panen harga bisa naik

” Untuk harga pupuk juga naik pak sekarang, tetapi harga bwang merah malah turun ya semoga harga pupuk bisa turun dan waktu panen harga bisa naik” ungkapnya.

(Yohan)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button