HeadlineHukumPemerintahan

Membangun Tak Pengaruhi Proses Hukum, Kades Berpeluang Jadi Tersangka

Nganjuk, NNews.co.id -. Meskipun Kades Sukorejo Kecamatan Rejoso, Nganjuk, terhitung mulai seminggu lalu membangun sejumlah obyek fisik yang manjadi laporan warga atas dugaan korupsi yang diduga di lakukan kadesnya, hal itu sama sekali tidak mempengaruhi proses hukum yang berjalan. Bahkan, peluang Kades menjadi tersangka sangat besar, sebab dengan pembangunan itu menambah bukti, dan juga menjadi bukti baru adanya tindak korupsi.

Hal itu disampaikan oleh Adi Wibowo praktisi hukum pemerintahan. Menurutnya, Andre Setyo Purwantoro, Kepala Desa Sukorejo, Kecamatan Rejoso Nganjuk, sangat berpeluang untuk menjadi tersangka. Sebab, dari hasil laporan pelapor, bahwa ada sejumlah bukti bukti adanya laporan yang fiktif, juga ada bukti bukti lokasi pembangunan yang saat itu belum dibangun.

Perwakilan warga Desa Sukorejo, Kecamatan Rejoso, saat melaporkan perkara dugaan korupsi kades mereka ke Kejari Nganjuk

Meskipun saat ini, pihak terlapor sudah melakukan pembangunan, malah menunjukkan adanya bukti baru adanya tindak pidana korupsi dan menguatkan laporan pelapor sebelumnya.
“Meskipun juga itu dibangun dengan anggaran tahun ini, namun obyek laporan itu merupakan program tahun 2019 hingga 2020, jelas ada tindak pidana korupsi,” jelas advokat yang pernah menangani perkara di pemerintahan tersebut.

Pengamat Hukum Soroti Kejaksaan

Sejak pertengahan Maret 2021 ini, pihak Kejaksaan Negeri Nganjuk menerima laporan atas dugaan korupsi yang didiuga dilakukan oleh Andre Setyo Purwantoro, Kepala Desa Sukorejo Kecamatan Rejoso Nganjuk.

Adi Wibowo mengapresiasi atas kinerja kejaksaan yang merespon dengan cepat laporan warga tersebut, lebih lebih kejaksaan baru saja mencanangkan komitmen Bersama dalam rangka mewujudkan Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
“Justru saat ini kinerja kejaksaan di uji, pasca pencanangan WBK dan WBBM tersebut, terutama dalam menangani kasus korupsi” ujar Adi Wibowo

Atas laporan warga Desa Sukorejo tersebut, pengacara senior ini mendesak kepada kejaksaan bahwa, Jika sudah mencukupi dua alat bukti, maka pihak kejaksaan diharapkan untuk segera melakukan gelar perkara, dan meningkatkan dari status penyelidikan ke penyidikan, tentunya dibarengi dengan adanya tersangka. Pihaknya juga mengapresiasi dan mendesak kepada kejaksaan untuk bisa lebih cepat dalam melakukan pemeriksaan awal. Sehingga nilai keadilan bisa di rasakan oleh masyarakat luas.

Reporter : Yesi Krismonita
Editor : Hariadi Soewandito

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
error: Content is protected !!